Ben MacDhui adalah gunung tertinggi kedua di Skotlandia, menjulang di atas ketinggian lebih dari 4.000 kaki. Gunung ini memiliki pemandangan yang menakjubkan dan merupakan ujian besar bagi para pendaki berpengalaman. Banyak dari antara saksi mata yang melihat atau merasakan kehadiran Grey Man ini diantaranya para pendaki gunung yang serius, tegar, dan tidak mudah kabur. Orang pertama yang mengatakan bahwa dia telah bertemu dengan Grey Man ini adalah Profesor Norman Collie. Collie adalah seorang pendaki terkenal dan dihormati, tetapi ketika dia menyampaikan pidatonya di hadapan Cairngorm Club pada tahun 1925, pendengarnya benar-benar tercengang.
Collie menjelaskan bahwa dia sudah turun dari puncak MacDhui pada tahun 1891 ketika dia mendengar langkah-langkah kaki di belakangnya. Pada mulanya, karena suasana diliputi kabut tipis, dia mengira bahwa itu adalah gema dari langkah kakinya sendiri. Tetapi akhirnya, dia sadar bahwa suara-suara yang didengarnya itu tidak ada hubungannya dengan suara langkah kakinya. Suara itu terdengar seolah ada sesosok raksasa yang mengikuti dia. Collie berkata bahwa itu membuatnya merasa ngeri.
"Seolah seseorang sedang berjalan di belakang saya, tetapi langkahnya tiga atau empat kali lebih panjang dari langkah saya."
Dengan ketakutan, Collie lari tunggang langgang sejauh empat mil menuruni gunung itu sampai dia tidak mendengar suara-suara langkah-langkah kaki itu lagi. Collie tidak pernah kembali lagi ke gunung itu sampai akhir hayatnya, dia yakin sekali bahwa ada "sesuatu yang sangat ganjil di Ben MacDhui".
| Danau kecil di lereng perbukitan gunung Ben MacDhui |
Selama Perang Dunia II, Peter Densham bekerja sebagai petugas penyelamat di gunung, dia bertugas untuk menemukan lokasi dan menyelamatkan pilot-pilot yang mengalami kecelakaan pesawat di Cairngorms. Suatu hari, dia sedang berada di puncak Ben MacDhui ketika kabut tebal mulai turun. Dia duduk dan menunggu sampai cuaca membaik. Beberapa saat kemudian, dia mendengar suara berderak yang aneh dan tiba-tiba saja dia mersakan sesuatu di dekatnya. Dia berdiri untuk memeriksa sekelilingnya, tetapi mendadak dia dicekam oleh suasana kepanikan. Sebelum menyadari apa yang terjadi, dia sudah berlari menuruni gunung, nyaris meluncur ke tepian tebing curam yang berbahaya. Setelah itu dia mengatakan, "Saya mencoba untuk menghentikan diri saya dan mendapati bahwa ini sulit sekali untuk dilakukan. Seolah ada seseorang yang mendorong saya. Akhirnya saya berhasil untuk berbelok arah, tetapi itu pun sangat sulit untuk saya lakukan."
Sejak saat itu, banyak orang melihat sosok makhluk yang aneh, atau merasakan suatu kengerian yang mencekam di area itu. Salah satu perjumpaan terbaru terjadi pada awal tahun 1900-an. Tiga orang pria sedang berjalan melintasi hutan di luar wilayah Aberdeen. Salah seorang dari mereka melihat sesosok mirip manusia yang berlari melintasi jalan setapak tidak jauh di depan mereka. Dia memberitahukan itu kepada teman-temannya, dan ketika mereka semua melihat ke arah yang sama, mereka melihat sosok aneh yang wajahnya tidak seperti manusia. Beberapa minggu kemudian, kelompok yang sama sedang berkendara melintasi daerah itu ketika mereka menyadari bahwa mereka diikuti oleh makhluk jangkung dan hitam yang sama. Makhluk itu dapat mengikuti laju mobil mereka, bahkan pada kecepatan 45 mil per jam, tetapi akhirnya dia kelelahan dan berhenti. Lagi-lagi, mereka mersakan suatu kengerian dan firasat buruk yang aneh.
Orang-orang yang antusias terhadap monster memiliki banyak pandangan tentang asal muasal binatang ini. Beberapa mengatakan bahwa mungkin makhluk itu adalah alien, atau hantu dari seorang penduduk asli Dataran Tinggi itu, atau bahkan sosok religius yang mistis dan bijaksana. Ada satu teori menarik yang mengatakan bahwa di puncak Ben MacDhui ada sebuah gerbang menuju dimensi lain, dan makhluk ini adalah penjaga gerbangynya. Jika ini benar, maka dia melakukan pekerjaannya dengan baik. Setelah pengalaman dengan Big Grey Man itu, sedikit sekali orang yang berani mendaki Ben MacDhui lagi.