MYSNATURE GONE

Senin, 13 Mei 2013

Lembah Kering Antartika

Gletser-gletser Lembah Kering Antartika bersih dan putih, dengan sedikit puing batu, sedikit ceruk-ceruk dalam. dan ujung dinding-dinding yang mendekati vertikal. Hal ini terutama disebabkan oleh alam yang relatif kering berbasis gletser Antartika.

Tempat yang hampir yak mendapat hujan salju atau air apa pun. Banyak peneliti datang mempelajari keunikan formasi geologi dan proses terjadinya, serta ekosistemnya yang sederhana. Dari selatan ke utara, lembah-lembah, terutama yang bebas es, termasuk Lembah Taylor, Wright, McKelvey, Balham, Victoria, dan Barwick. Serupa dengan mereka, namun berupa lembah-lembah kecil juga mengalami hal yang sama, terletak lebih jauh ke selatan. sepanjang Pantai McMurdo Sound dan margin barat Gletser Koettlitz, ini termasuk dari selatan ke utara, Lembah Miers, Marshall, dan Garwood, serta Salmon Stream.

Lembah Kering memilikik karakteristik tertentu yang sama, dan beberapa memiliki fitur unik. Mereka umunya berlebar 5-10 km (di antara puncak-puncak punggung) dan panjang 15-50 km. Hanya Lembah Taylor dan Wright atas yang memiliki gletser pada bagian puncaknya, yang menghubungkannya dengan es dataran kutub -- lainnya tandus mencapai atas atau dengan gletser-gletser alpine kecil. Hanya Lembah Taylor yang langsung keluar menuju laut es McMurdo, sedangkan lainnya diblokir oleh Gletser Wilson.

Beberapa danau menempati bagian dari beberapa lantai lembah, permukaannya beku sepanjang tahun, yang diantaranya memiliki kedalaman lebih dari 300 meter dan berlapis es abadi meliputi beberapa meter tebalnya. Yang khas adalah Danau Vanda, yang dapat dicapai dengan helikopter selama 10 menit dari pantai Laut Ross. Danau ini memliki 10 % konten larutan padat-kepadatan tiga kali garam air laut, sementara 50 m di atasnya hanya 0,1 %. Ilmuwan telah mencatat temperatur air yang tinggi di danau, dengan investasi temperatur yang dihasilkan di perairan bawah sehangat 25° Celcius. Temperatur tinggi ini terjadi akibat pemanasan matahari sepenuhnya terhadap air melalui es, dan bukan panas dari batu-batu apa pun pada kedalaman di bawah danau-danau.

Organisme ditemukan tumbuh di atas dan di penutup es, dalam air, dan di dasar danau-danau. Eksplorasi oleh para penyelam scuba, termasuk pengambilan inti sampel sedimen bawah, telah mengungkapnya adanya tikar alga pada lantai-lantai danau. Dalam hal-hal tertentu, ini menyerupai beberapa bentuk awal kehidupan bumi. Tikar-tikar alga menghasilkan gas yang membuat merekamengapung ringan di daerah marginal danau. Di sana mereka membentuk kolom, dari dasar, (tumbuh) bangkit, kemudian bekerja menuju atas melalui lapisan permukaan es berketebalan 5 m. Setelahnya, mereka kering dan terbang melayang-layang, terkadang membentuk koloni di lokasi-lokasi lain.

Di bawah ujung Gletser Wright Atas adalah daerah yang dipotong oleh batuan dasar dolerite (batu vulkanik, mirip dengan basal, mengandung kristal-kristal yang dapat dilihat dengan lensa tangan), dengan sangat dalam memotong selokan dan coulee (zona drainase) yang dikenal sebagai Labirin. Topografi datar ini memanjang ke bawah lembah kira-kira 6 km, yang dipercaya akan menghasilkan aliran sungai sub-glasial besar atau pelepasan tiba-tiba volume besar dari glasier meltwater yang telah terjebak di bawah tutup es.

Sebagaimana di sebagian besar daerah tanah beku yang berlangsung terus-menerus, pola permafrost (tanah beku pemanen pada suhu di bawah titik beku) sering terbentuk di pasir longgar dan  kerikil Lembah Kering. Es poligon memiliki diameter antara 10-30 meter, dan terkait pasak-pasak beku tumbuh ketebalan di tiap siklus tahunannya. Di sana ada pula tempat-tempat seperti di bulan, semisal pilar-pilar dolerite di Lembah Kennar.

Geolog Edmond Mathez menggambarkan Lembah Kering dengan berkata, "Tanggul-tanggul dan kusen-kusen dari Lembah Kering adalah sisa-sisa dari jenis saluran air yang bekerja melalui magma yang berjalan ke permukaan dalam (kejadian) serangkaian letusan (gunung berapi) sekitar 180 juta tahun yang lalu. Sistem pipa vulkanik jarang terlihat di permukaan. Alasannya sederhana, di sekitar gunung berapi aktif, lahar menutupi semuanya. Tampak untuk dipandang di berbagai bagian dari Lembah Kering. Bagaimanapun, ini adalah potongan vertikal dari tanggul-tanggul dan kusen langsung di bawah lahar, yang memotong lapisan-lapisan batu 2,5 mil tebalnya. Oleh karena itu, sepanjang dinding-dinding lembah, para geolog dapat melihat jauh lebih dalam ke pipa vulkanik daripada yang dapat mereka lihat hampir di semua tempat lainnya (sebelum ataupun sesudah datang ke Lembah Kering)."

Seorang reporter yang pernah datang ke sana, Judd Slivka, mengatakan bahwa lembah ini adalah tanah orang mati. Tak ada kehidupan yang tampak di lembah ini. Tak ada ikan di Sungai Onyx atau Danau Vanda. Saat itu, Danau Vanda sedang mulai membeku, dan parit air telah terbentuk di sekitar es yang bergaris-garis, menutupi 90 % danau. Tak ada burung-burung di langit, tak ada hewan berekliaran di sekitar bukit-bukit gundul cokelat, yang sekitarnya dapat membuat jejak-jejak di gletser. Yang ada hanya awan-awan, tanah, dan sedikit air. Ketika ia di sana, mumi anjing laut yang terbaring menjadi saksi bagi orang-orang yang melaluinya. Mumi anjing laut tersebut berusia sekitar 10 ribu tahun, seperti yang diberitahukan kepadanya.

Diperkirakan, gletser-gletser datang ke tempat ini 4 juta tahun yang lalu menyapu segala yang ada. Daerah ini, dalam setahun hujan terbaik yang turun hanyalah 2 inci. Para ilmuwan mengatakan bahwa telah jutaan tahun yang lalu sejak hujan deras di Lembah Kering. Mereka juga memiliki teori bahwa bagian dari Antartika ini dulunya melekat dengan Amerika barat daya.

Ada beberapa danau di lembah ini yang sangat asin, tak membeku pada suhu 140 derajat Fahrenheit, dan airnya menjadi seperti sirup. Danau-danau lain di lembah ini memiliki kerak-kerak es sebagai kaca pembesar dan airnya menghangat di lapisan bawah -- yang seharusnya menjadi terdingin.

Air terjun berdarah di Antartika              
Sebuah air terjun berdarah ditemukan pada 1911 oleh anggota tim ekspedisi Robert Scott di permukaan Gletser Taylor. Gletser ini disebut "Blood Falls." Warna merah karat memunculkan teori pertama, yakni bahwa air berwarna darah itu disebabkan oleh semacam pertumbuhan alga. Kemudian, terbukti hal tersebut berhubungan dengan oksidasi besi. Sumber air tersebut adalah danau air asin yang terperangkap di bawah es sejauh 1.300 kaki. Penelitian baru menemukan bahwa mikroba telah mengukir ceruk bagi dirinya di lingkungan yang tidak ramah, hidup pada senyawa sulfur dan besi. Koloni bakteri telah terisolasi sekitar 1,5 juta tahun. Para peneliti mengatakan bahwa itu terjadi sejak gletser berguling ke atas danau dan menciptakan ekosistem yang dingin, gelap, dan miskin oksigen.

Kondisi-kondisi unik di lembah-lembah kering Antartika begitu mirip dengan keadaan di Mars sehingga NASA menggunakan Antartika sebagai tempat uji coba misi Viking. 

Sabtu, 11 Mei 2013

Sundog

Fenomena sundog atau disebut juga parhelion merupakan kejadian di mana setiap manusia dapat meyaksikan munculnya kumpulan cahaya yang menyerupai matahari di kedua sisi matahari. Tidak jarang, kumpulan cahaya tersebut dapat tampak menyerupai bola aygn menjadikan kita menduga jika cahaya tersebut adalah matahari tambahan. Jadi, kebanyakan orang menyebut pula fenomena tersebut sebagai mayahati kembar. Fenomena tersebut hanya terjadi pada kondisi atmosferik yang sangat langka.

Sundog kerap terjadi di daerah kutub
"Matahari tambahan" terlihat seperti seekor anjing yang duduk manis di sebelah tuannya, sang matahari. Fenomena sundog muncul pada saat sinar dari cahaya matahari dapat menembus kumpulan lempeng es kristal hexagonal yang tersusun secara horizontal pada langit, yang kemudian menyebabkan cahaya tersebut dibelokkan dengan sudut minimum 22 derajat. Proses ini tidak jauh berbeda dengan proses munculnya pelangi yang tercipta karena cahaya matahari yang menyinaru tetesan air yang terpendapat di langit angkasa. Fenomena sundog ini bisa terjadi di mana saja dan biasanya terjadi karena matahari berada pada posisi yang lebih rendah dari horizon, atau ketika matahari terbit atau terbenam. Ketika matahari terbit, posisi matahari akan naik makin tinggi, sundog kemudian akan menghilang.

Biasanya warna sundog semakin memerah saat posisinya berada pada jarak terdekat matahari. Lalu pada saat posisinya semakin menjauh dari matahari, maka warnanya dapat berubah menjadi kebiruan.

Komet

Komet sebenarnya tidak termasuk bintang, karena komet tidak dapat mengeluarkan cahaya sendiri. Banyak orang meneyebut komet adalah bintang berekor, dikarenakan komet yang terlihat bercahaya mirip seperti bintang, tetapi tampak berekor. Komet merupakan benda langit yang mengelilingi matahari dan memiliki garis edar atau lintasan yang berbentuk lonjong atau parabola. Komet sendiri berasal dari bahasa Yunani, yang berarti "rambut panjang."

Komet pada awalnya terbentuk dari kumpulan gas seperti karbon dioksida, metana, dan air, serta debu yang membeku karena berada jauh dari matahari. Saat mendekati matahari, sebagian bahan penyusun komet ini kemudian menguap sehingga membentuk bagian kepala gas dan ekor. Komet juga termasuk ke dalam sistem tata surya karena ikut bergerak mengelilingi matahari. Garis edarnya berbeda-beda, sehingga ada pula komet yang memerlukan waktu hingga ribuan tahun untuk sekali mengelilingi matahari. Panjang "ekor" komet juga bisa mencapai jutaan kilometer.

Badan komet terdiri dari inti, koma, awan hidrogen, dan ekor. Bagian inti komet termasuk bahan yang sangat padat. Garis tengahnya bisa mencapai beberapa kilometer dan terbentuk dari penguapan bahan-bahan penyusun komet. Bahan-bahan ini kemudian berubah menjadi gas. Koma adalah daerah kabut atau daerah yang meyerupai tirai di sekeliling inti.Koma ini dislimuti oleh lapisan hidrogen yang wujudnya tidak terlihat oleh mata manusia. Garis tengah awan hidrogen ini bisa mencapai 20 juta kilometer. Bagian yang terakhir yaitu ekor yang merupakan gas bercahaya yang muncul saat komet berada dekat dengan matahari.

Berdasarkan jenisnya, komet terdiri dari dua macam, yaitu komet ekor panjang dan komet ekor pendek. Komet ekor panjang memiliki garis lintasan yang sangat jauh melewati daerah-daerah yang sangat dingin di luar angkasa. Komet ini memliki kesemapatan untuk menyerap gas-gas yang dilewatinya. Saat mendekati matahari, komet ini melepaskan gas tersebut sehingga membentuk koma dan ekor yang sangat panjang. Komet Kohoutek dan Komet Halley merupakan contoh komet ekor panjang.

Komet ekor pendek memiliki jalur lintasan yang sangat pendek sehingga lebih sedikit menyerap gas di sekitarnya. Oleh karena itu, saat melewati matahari, gas yang dilepaskan juga sangat sedikit sehingga membentuk koma dan ekor yang sangat pendek. Bahkan ada pula komet yang hampir tidak berekor karena gas yang diserapnya terlalu sedikit. Contoh komet ekor pendek adalah Komet Encke.

Jumat, 10 Mei 2013

Area 51

Jauh di pedalaman Gurun Nevada, ada sebuah markas militer yang dikelilingi begitu banyak rahasia yang pemerintah Amerika tidak mau mengakui keberadaannya. Markas itu dibangun oleh CIA dan semua pilot, kru darat, dan staf harus pensiun dari departemen militer asal mereka bergabung dengan agensi itu sebelum tinggal di tempat itu. Sebagian instalasi CIA, markas itu beroperasi secara independen dari departemen-departemen pemerintah lainnya. Sampai hari ini, tanda-tanda peringatan yang dipasang di pintu masuknya memperingatkan semua pengunjung bahwa mereka tidak memliki hak konstitusional di tempat itu, dan tempat itu dijaga oleh kesatuan-kesatuan yang siaga dan bersenjata lengkap. Itu adalah rahasia UFO terburuk di dunia yang tetap ditutup rapat-rapat, dan area itu sekarang menjadi tempat pelarian favorit bagi para pengamat alien. Inilah Area 51.

Area 51 dibangun pada tahun 1950-an di sekitar markas Angkatan Udara Groom Lake, dan dekat dengan wilayah pengujian atomik Nevada, ini adalah wilayah yang sangat tepat untuk melakukan pengujian-pengujian terhadap pesawat terbang khusus. Wilayah itu memiliki lahan datar yang sangat luas yang sangat cocok untuk menjadi landasan, penduduk setempat yang hanya sedikit, dan reputasi yang sangat tidak menarik bagi para pendatang baru karena wilayah itu dekat dengan tempat yang tercemar oleh nuklir. Awalnya, tempat itu dibagun untuk tempat pengujian pesawat mata-mata U2, tetapi program itu sangat sukses sehingga semua pesawat rahasia Amerika melakukan uji coba penerbangan mereka di sana. Area markas itu pun diperluas, menciptakan komunitas kecilnya sendiri dan landasan pacunya pun diperpanjang hingga mencapai 5 km. Pesawat-pesawat Blackbird dan Stealth pun dikembangkan di tempat itu, dan teknologi tak dikenal yang tak terhitung banyaknya pun ditempatkan di hanggar markas itu. Banyak orang meyakini bahwa teknologi-teknologi itu -- secara harfiah -- berasal dari planet yang lain, dan markas itu menjadi suatu zona pengujian dan tempat persembunyian bagi pesawat ruang angkasa alien. Di malam hari, cahaya-cahaya yang aneh terlihat di langit markas itu, dan banyak pengamat yang meyakini bahwa di markas itu ada instalasi-instalasi bawah tanah yang tersembunyi.

Area 51 terlihat dari Google Maps
Pengetahuan yang lebih jauh lagi tentang operasi-operasi di sana terungkap melalui seseorang bernama Bob Lazar. Lazar adalah seorang ilmuwan yang bekerja untuk sebuah perusahaan yang dikenal dengan nama EG & G pada tahun 1989 yang konon sedang menggarap suatu proyek pembangkit tenaga di pusat pengujian mereka di dekat Area 51, tepatnya pada sebuah pangkalan yang dikenal dengan sebutan S4. Dalam berbagai perbincangan yang belakangan dilakukan dengan Lazar, terungkap bahwa dia dan beberapa ilmuwan lainnya dipekerjakan untuk bongkar sebuah pesawat luar angkasa alien dan melihat apakah mereka dapat memproduksinya dengan menggunakan komponen-komponen buatan manusia Bumi. Sebagai bagian dari pekerjaan mereka, para ilmuwan ini diberi informasi tentang peran alien-alien dalam sejarah Bumi, dan pada suatu kesempatan, Lazar bahkan mengklaim bahwa dia melihat dengan mata kepala sendiri, langsung, sesosok alien yang hidup dan nyata di S4.

Beberapa waktu kemudian, Lazar mengatakan bahwa dia memtusukan untuk memberontak terhadap para majikannya. Pada suatu petang, 22 Maret 1989, dia dan seorang temannya keluar ke jalan Groom Lake dan melihat uji-terbang sebuah piringan terbang. Pada minggu berikutnya, Lazar dan temannya dan tiga orang lainnya mengunjungi area yang sama. Mereka melihat sebuah piringan terbang, yang oleh Huff dideskripsikan sebagai "hal yang paling menggetarkan seumur hidup." Piringan yang mereka lihat itu menyorotkan cahaya yang sangat terang, dan terbang begitu dekat sehingga mereka merasa bahwa mereka harus mundur. Pada minggu berikutnya, dalam perjalanan pulang dari kunjungan mereka ke area di mana mereka pernah melihat UFO, kelompok itu terlihat dan dihentikan oleh petugas-petugas keamanan yang berpatroli di wilayah itu. Keesokan harinya, Lazar diberhentikan dari EG & G. Kemudian, akhirnya dia mengungkapkan bahwa dia melihat ada sembilan piringan yang terbang di S4.

Beberapa hal meresahkan yang berlangsung di markas itu lebih nyata dari yang lain-lainnya. Jalan menuju pintu masuknya dikenal dengan sebutan "The Widow'a Highway" karena tingginya jumlah pekerja di pangkalan itu yang meninggal karena kontak dengan materi-materi beracun yang mematikan. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kemungkinan besar wilayah itu adalah tempat pembuangan rahasia untuk zat-zat beracun, ketimbang suatu pangkalan UFO. Entah mana yang benar, para pekerja di sana disumpah untuk menjaga kerahasiaan, dan tidak dapat mengungkapakan detail-detail kepada dokter-dokter mereka tentang apa yang mereka tangani di sana. Ini membuat istri-istri mereka mengajukan tuntutan hukum terhadap pemerintah Amerika, yang secara tradisional menyanggah (tanpa disertai bukti yang jelas) keberadaan Area 51. Akan tetapi, pada bulan Januari 2001, Presiden George Bush menyampaikan suatu pernyataan yang mengacu pada lokasi operasi dekat Groom Lake yang merupakan pengakuan resmi tentang Area 51. Tetapi Bush juga mengatakan bahwa wilayah itu juga bebas dari segala tuntutan untuk mengungkapkan tentang terpenuhi atau tidaknya persyaratan-persyaratan lingkungan, jadi para janda itu masih memperjuangkan kasus mereka. Tetapi, setidaknya sekarang kita mengetahui bahwa tempat itu bukan sekadar isapan jempol yang berasal dari imajinas-imajinasi kita.


Baca Selengkapnya...