MYSNATURE GONE

Senin, 09 September 2013

Mesoamerika: Galeri Foto oleh Brian Skerry (National Geographic Magazine)












Mesoamerika ( Spesial National Geographic ) part 4

"Terumbu Karang

Dari perahu, terumbu karang memberikan pemandangan minimalis namun indah: Bagian depannya putih oleh buih-buih ombak yang pecah, tengahnya datar bernuansa turkois, dan samudra terbuka di belakangnya membentang biru. Tetapi, seperti habitat dekat pantai yang dinaunginya, tembok karang penghalang merupakan dunia yang terbagi.

Pakai masker Anda, tarik napas, dan menyelamlah bersama saya. Kini tampaklah karang yang sesungguhnya: sebuah pusat kehidupan dan spektrum warna yang tidak tertandingi oleh apa pun di atas permukaan air. Terumbu karang bagaikan kota merah. Dia dihuni oleh koral keras, koral lunak, koral api, koral renda, koral otak, koral tanduk, cambuk laut, kipas laut, anggur laut, alga-alga merah, dan spons. Di sudut-sudut gang kota koral, atau lubang-lubang koral, tampaklah para invertebrata -- kerang, kepiting, udang, cacing, timun laut -- dengan keanekaragaman yang memesona.

Terumbu karang di sini, seperti di wilayah tropis lainnya, terancam oleh pengasaman laut dan episode pemanasan akibat perubahan iklim. Perburuan ikan besar-besaran, pembangunan pantai, dan laju penambangan minyak juga menimbulkan kekhawatiran.

Tetapi, setiap senja musim semi, keajaiban lama masih terjadi. Di dekat Kepulauan Silk, sebelah selatan Belize, ribuan ekor ikan kakap membanjiri terumbu karang berjuluk Tanjung Gladden. Ikan-ikan ini memancing kedatangan sepasukan hiu ganas yang menggasak telur mereka, dan kadang menyerang ilmuwan. Hiu-hiu ini, ikan terbesar di laut, adalah pemakan plankton; pertama kalinya mereka ditemui sedang memakan telur ikan di Tanjung Gladden. Semuanya menjadi pertemuan spektakuler.

Menggunakan perlengkapan scuba 15 meter di bawah permukaan air, saya dan Heyman berenang menghampiri sekelompok besar kakap cubera yang tengah bertelur. Ketika kami mendekat, tampaklah menara hitam bulat yang berputar perlahan, terdiri dari ribuan ekor ikan. Dari putaran mulusnya, kelompok-kelompok kecil berenang ke atas untuk bertelur, melepaskan awan putih berisi telur dan semen. Awan tebal pun tercipta, membubung dan menaungi kami. Sesaat, kami hanyut dalam larutan sperma dan telur. Kemudian sosok kelabu suram menjelma, tampaklah mulut raksasa yang terbuka lebar dan sirip dada hiu paus yang tengah berpesta. Lalu, lebih banyak hiu paus tiba, disusul lumba-lumba hidung botol dan hiu banteng.

Kami mengikuti pesta ini hingga kehabisan udara. Setelah berada di atas, kami menggembungkan pelampung dan berenang kembali ke perahu yang ditambatkan di bawah sinar bulan. Bulan purnama April itu mengundang ikan kakap ke sana, dan gelombang pasang musim semi siap membawa telur-telur yang telah dibuahi ke hutan mangrove. Hiu-hiu paus dipandu dari jauh oleh petunjuk misterius yang mereka gunakan untuk bernavigasi. Malam ini, ekosistem Mesoamerika yang dangkal dan rumit terbuka. Tampaklah bahwa semua ini memiliki hubungan dengan segala sesuatu di tata surya. Kami berenang kembali ke perahu di bawah sinar bulan yang memandu kami." []

Kamis, 11 Juli 2013

Mesoamerika ( Spesial National Geographic ) part 3

"Rumput laut

Padang rumput laut diawali oleh bertunasnya spesies pionir semacam shoal grass, dengan bilah ramping dan ratanya; atau manatee grass, yang menjuntai mirip benang. Rerumputan pionir akhirnya digantikan oleh turtle grass, spesies klimaks, yang bilah sabuknya bisa mencapai 60 sentimeter. Dari beraneka ragam spesies rumput laut yang teridentifikasi di Amerika Tengah, turtle grass paling umum ditemukan. Seperti lainnya, spesies ini berjenis angiosperma, tumbuhan berbunga, yang telah memecahkan masalah penyerbukan di bawah air dan telah menguasai penyebaran buah, yakni menjatuhkannya dan membiarkannya terbawa arus. Reproduksi seksual bukan kegemaran spesies ini. Pada sebagian besar waktu, turtle grass tidak aktif secara seksual. Pelestarian dan perluasan padang rumput laut lebih sering terjadi dengan reproduksi vegetatif--tumbuhnya tunas secara aseksual melalui batang yang tertanam.

Rimpang--batang yang terkubur di tanah--turtle grass menjulur secara horizontal di bawah pasir dan ditambatkan oleh sistem akar besar. Seperti pohon mangrove, rimpang ini memerangkap lumpur agar tidak berdiam di antara koral.

Ini jasa yang penting. Koral pembangun terumbu karang membutuhkan air jernih. Unit dasar sebuah koloni koral yang sangat kecil--semacam polip--memproduksi sebagian besar makanannya melalui fotosintesis oleh residen alga di jaringannya. Sedimentasi, yang menghalangi masuknya sinar matahari dan membunuh polip, merupakan salah satu penyebab utama berkurangnya terumbu karang di seluruh dunia. Desedimentasi oleh rumput laut merupakan jas timbal balik. Turtle grass bertahan hidup di perairan tenang yang terlindung dari pmbak dan arus deras oleh karang penghalang; jasa pengendalian sedimentasi hanyalah balasannya. Seperti polip koral yang bersimbiosis internal dengan residen alga, terumbu karang bersimbiosis eksternal dengan rumput laut.

Dari perahu yang melintas di atasnya, hamparan turtle grass tampak semonoton ladang jagung. Namun, jika kita menyelam sejajar dengan dengan padang rumput laut itu, detail dan keanekaragaman seketika tampak mencolok. Bilah-bilah rumput tua yang berwarna lebih gelap terbungkus oleh epifit, yakni ratusan spesis lumut bawah laut. Lapisan tipis alga dan bakteri di bilah-bilah rumput menjadi makanan bagi berbagai organisme kecil. Padang rumput laut bagaikan sekolah umum bagi banyak spesies yang menetas di bawah lindungan hutan mangrove dan menghabiskan masa dewasa di karang.

Kawanan-kawanan ikan kecil berwarna-warni cemerlang berenang di atas padang rumput bawah laut. Sesekali, Anda akan berpapasan dengan ikan kakaktua dan ikan jalu dewasa, yang mendatangi karang untuk memakan rumput laut. Terkadang di padang turtle grass, Anda juga akan menemui salah satu dari: penyu hijau, penyu sisik, atau penyu temapayan yang tengah mencari mangsa. Di sana-sini padang rumput laut sarat oleh jejak perburuan. Mangsa besar di sini berbentuk menyerupai balon udara, memiliki berat 450 kilogram atau lebih, dan menurut pakan saudara jauh gajah. Padang rumput laut adalah tempat sapi-sapi laut mencari makanan.

Sabtu, 29 Juni 2013

Mesoamerika ( Spesial National Geographic ) part 2

"Mangrove

Hutan mangrove Mesoamerika membentuk sejumlah garis pertahanan bagi sistem karang. Garis pertama adalah pepohonan mangrove tinggi di sepanjang garis pantai hingga mulut sungai-sungai pasang surut. Garis kedua, dan kadang ketiga dan keempat, berada di lepas laut, di tempat biji-biji mangrove lancip menancapkan akarnya di sepanjang lembah laut yang dangkal. Pulau kecil lambat laun terbentuk di bawah masing-masing kelompok pohon mangrove. Pulau-pulau kecil itu kemudian membesar--pulau mangrove--dan berjajar. Gugusan pulau mangrove berfungsi sebagai tabir, menguntungkan rumput laut dengan menurunkan laju ombak, dan terumbu karang dengan menjaring lumpur, pupuk, dan racun agar tetap berada di pulau.

Hutan mangrove, selain memberikan pertahanan, juga menghasilkan humus. Daun yang dihasilkan mencapai berton-ton per hektare setiap tahun. Jamur dan bakteri, yang menguraikan dan memakan sampah daun itu akan dimakan juga oleh cacing dan krustasea. Keduanya akan menjadi makanan bagi ikan-ikan kecil, yang merupakan mangsa bagi ikan besar, burung, dan buaya.

Rantai kehidupan mengalir keluar dari hutan mangrove menuju laut. Pada saat yang sama, arus kehidupan juga mengalir masuk : telur, larva, dan kadang-kadang hewan karang betina yang  tengah hamil, yang menggunakan hutan mangrove sebagai tempat bertelur. Ikan yang bisa menjadi contoh tepat bagi siklus kehidupan ini -- taman kanak-kanak di hutan mangrove, kuliah di karang -- adalah ikan kakaktua.
Spesies ini memiliki nama Latin sempurna, Scarus guacamaia, dari bahasa asli Taino huacamayo, yang berarti "nuri." Keduanya sangat mirip : ikan ini memliki paruh beo dan warna biru kuning khas nuri. Ikan kakaktua menghabiskan masa kecilnya di hutan mangrove, sesuram burung gereja, dan berakhir dengan sisik berwarna-warni di terumbu karang, dengan panjang lebih dari satu meter, menjadikannya ikan herbivora terbesar di Atlantik.

Hutan mangrove tidak hanya penting bagi Scarus guacamaia. Keberadaannya diperlukan. Jika hutan mangrove dibabat sebagian, misalnya untuk tujuan pariwisata, spesies penghuninya cenderung akan punah secara lokal, dan dampaknya akan menyebar. Koevolusi menyeimbangkan hubungan terumbu karang dan ikan kakaktua. Ketika herbivora berparuh mirip tanduk itu mengilang, karang akan berkurang, koral-koralnya akan habis tertutup lapisan alga yang biasanya menjadi makanan bagi ikan kakaktua.

John Muir mengungkapkan apa yang mungkin akan terjadi jika manusia mengacak-acak ekosistem yang tenang. "Cermatilah apapun, dan kita akan menemukan kaitannya dengan segala sesuatu di alam semesta," tulisnya. Contoh tepatnya adalah ikan kakaktua. Karang Mesoamerika adalah satu bagian dari dunia yang memiliki keterkaitan yang erat. 

Mesoamerika ( Spesial National Geographic ) part 1

Untuk beberapa posting ke depan, saya akan membagikan berita-berita atau pengetahuan-pengetahuan seputar dunia yang bereferensi dari National Geographic yang saya labeli dengan nama "Spesial National Geographic". Dan posting ini adalah posting "Spesial National Geographic" pertama saya dan mungkin posting dalam label "Spesial National Geographic" ini akan disampaikan dalam bentuk "part". Selamat membaca......

                 


Tulisan ini merupakan sebuah cerita yang ditulis dalam buku harian seorang ilmuwan atau ahli biologi bernama Kenneth Brower yang melakukan ekspedisi atau penelitian terhadap Karang Mesoamerika di timur Meksiko :

MESOAMERIKA

Oleh Kenneth Blower
Foto oleh Brian Skerry

April 2012

"Di hutan mangrove dekat pesisir timur Amerika Tengah, di tepi karang Mesoamerika, dunia terbagi 2 : bagian atas dan bawah. Seraya mematikan mesin dan menambatkan perahu, saya dan Will Heyman, ahli biologi kelautan yang mendampingi saya, memandang kesederhanaan bagian atas. Kami berlindung dari teriknya sinar matahari April di keteduhan hutan, dan melihat mahkota hijau salah satu hutan tropis berkeanekaragaman rendah yang sebagian besarnya hanya ditumbuhi satu spesies pohon, yakni mangrove merah.
Salinitas tinggi, badai laut, dan lumpur yang miskin oksigen menghambat kehidupan di kaki hutan mangrove, sehingga tidak banyak yang bisa kami lihat di bawah kanopi. Kadang-kadang kami melihat anggrek. Sesekali, sulur. Sepasukan kepiting hutan mangrove besar di dahan rendah. Beberapa ekor serangga. Burung bangau tiga warna yang berpijak di akar mangrove.
Saya membungkuk di atas perahu untuk mengambil sampel lumpur sekitar akar, dan tanpa sengaja  mengeduk  serpihan tembikar. Hutan mangrove di Karang Mesoamerika berlokasi di tepian wilayah peradaban Maya kuno. Saya berpikir untuk menyelipkan secuil souvenir ke saku – dengan banyaknya serpihan yang berserakan, apa salahnya? “Aturan ketat, ambil seperlunya saja,” kata Heyman. Saya melemparkan kembali serpihan-serpihan itu, dan kami menggerakkan tiang untuk pindah ke tempat lain. Di permukaan air yang tenang, kami menyaksikan keajaiban bagian bawah.
Lengkung-lengkung akar mangrove seperti ini
membentuk gerbang bagi ikan muda
menuju masa dewasa di karang
Di permukaan air, tampaklah jalinan akar yang menjulur ke bawah bagaikan janggut acak-acakan berhias alga, ular bintang ramping, bintang laut gendut, tumbuhan penyaring mirip vas transparan bernama tunicate -- dengan “tunik” oranye, ungu, atau putihnya – terumbu karang lunak, tiram, dan spons beraneka warna. Tidak ada yang polos di sini.

Hutan mangrove adalah tempat pembibitan krusial. Berbagai kelompok ikan kecil, masing-masing menyerupai gumpalan awan pucat beranggotakan ikan-ikan tembus pandang, melintasi lengkungan akar bergaya mirip arsitektur Moors. Gumpalan terpucat nyaris tidak kasat mata, terdiri atas bayi-bayi ikan yang bahkan lebih kecil daripada larva nyamuk. Makhluk-makhluk mungil ini masih terlalu kecil untuk dikenali. Apakah mereka ditakdirkan tumbuh besar di tengah hamparan rumput laut, atau laut lepas, atau di hutan mangrove ini? Terlalu dini untuk diketahui.
Itulah sistem karang di Amerika Tengah. Masing-masing komponen dari dunia yang terdiri dari tiga bagian – hutan mangrove, padang rumput laut, dan terumbuk karang – terbagi 2 lagi : dunia atas yang sangat sederhana, dunia bawah yang luar biasa rumit.

Sistem Karang Mesoamerika membentang hingga lebih dari 965 kilometer di pesisir Meksiko, Belize, Guatemala, dan Honduras. Sepupu Australianya, Great Barrier Reef, jauh lebih besar dengan panjang 2.300 kilometer – struktur terbesar yang diciptakan makhluk hidup di muka planet ini. Tetapi, Karang Mesoamerika, dengan panjang tidak sampai setengahnya, lebih menawan dengan kekhasannya sendiri. Kontur lempeng benua di sini mendorong pertumbuhan terumbu karang di dasar laut. Di beberapa tempat, terumbu karang, terumbu karang mulai tampak sekitar beberapa ratus meter dari pantai, sementara di tempat-tempat lainnya hingga 32 kilometer dari pantai. Dasar laut di sini menunjang kehidupan beraneka tipe karang dank oral khas Hemisfer Barat. Kelebihan Karang Mesoamerika jika dibandingkan dengan saudaranya di Australia adalah kedekatannya dengan daratan dan keakrabannya dengan habitat-habitat dekat pantai. Di sini, hutan mangrove, padang rumput laut, dan terumbu karang dipersatukan oleh arus, pasang surut laut, dan kebutuhan yang sama sehingga mustahil untuk dipisahkan.


Senin, 13 Mei 2013

Lembah Kering Antartika

Gletser-gletser Lembah Kering Antartika bersih dan putih, dengan sedikit puing batu, sedikit ceruk-ceruk dalam. dan ujung dinding-dinding yang mendekati vertikal. Hal ini terutama disebabkan oleh alam yang relatif kering berbasis gletser Antartika.

Tempat yang hampir yak mendapat hujan salju atau air apa pun. Banyak peneliti datang mempelajari keunikan formasi geologi dan proses terjadinya, serta ekosistemnya yang sederhana. Dari selatan ke utara, lembah-lembah, terutama yang bebas es, termasuk Lembah Taylor, Wright, McKelvey, Balham, Victoria, dan Barwick. Serupa dengan mereka, namun berupa lembah-lembah kecil juga mengalami hal yang sama, terletak lebih jauh ke selatan. sepanjang Pantai McMurdo Sound dan margin barat Gletser Koettlitz, ini termasuk dari selatan ke utara, Lembah Miers, Marshall, dan Garwood, serta Salmon Stream.

Lembah Kering memilikik karakteristik tertentu yang sama, dan beberapa memiliki fitur unik. Mereka umunya berlebar 5-10 km (di antara puncak-puncak punggung) dan panjang 15-50 km. Hanya Lembah Taylor dan Wright atas yang memiliki gletser pada bagian puncaknya, yang menghubungkannya dengan es dataran kutub -- lainnya tandus mencapai atas atau dengan gletser-gletser alpine kecil. Hanya Lembah Taylor yang langsung keluar menuju laut es McMurdo, sedangkan lainnya diblokir oleh Gletser Wilson.

Beberapa danau menempati bagian dari beberapa lantai lembah, permukaannya beku sepanjang tahun, yang diantaranya memiliki kedalaman lebih dari 300 meter dan berlapis es abadi meliputi beberapa meter tebalnya. Yang khas adalah Danau Vanda, yang dapat dicapai dengan helikopter selama 10 menit dari pantai Laut Ross. Danau ini memliki 10 % konten larutan padat-kepadatan tiga kali garam air laut, sementara 50 m di atasnya hanya 0,1 %. Ilmuwan telah mencatat temperatur air yang tinggi di danau, dengan investasi temperatur yang dihasilkan di perairan bawah sehangat 25° Celcius. Temperatur tinggi ini terjadi akibat pemanasan matahari sepenuhnya terhadap air melalui es, dan bukan panas dari batu-batu apa pun pada kedalaman di bawah danau-danau.

Organisme ditemukan tumbuh di atas dan di penutup es, dalam air, dan di dasar danau-danau. Eksplorasi oleh para penyelam scuba, termasuk pengambilan inti sampel sedimen bawah, telah mengungkapnya adanya tikar alga pada lantai-lantai danau. Dalam hal-hal tertentu, ini menyerupai beberapa bentuk awal kehidupan bumi. Tikar-tikar alga menghasilkan gas yang membuat merekamengapung ringan di daerah marginal danau. Di sana mereka membentuk kolom, dari dasar, (tumbuh) bangkit, kemudian bekerja menuju atas melalui lapisan permukaan es berketebalan 5 m. Setelahnya, mereka kering dan terbang melayang-layang, terkadang membentuk koloni di lokasi-lokasi lain.

Di bawah ujung Gletser Wright Atas adalah daerah yang dipotong oleh batuan dasar dolerite (batu vulkanik, mirip dengan basal, mengandung kristal-kristal yang dapat dilihat dengan lensa tangan), dengan sangat dalam memotong selokan dan coulee (zona drainase) yang dikenal sebagai Labirin. Topografi datar ini memanjang ke bawah lembah kira-kira 6 km, yang dipercaya akan menghasilkan aliran sungai sub-glasial besar atau pelepasan tiba-tiba volume besar dari glasier meltwater yang telah terjebak di bawah tutup es.

Sebagaimana di sebagian besar daerah tanah beku yang berlangsung terus-menerus, pola permafrost (tanah beku pemanen pada suhu di bawah titik beku) sering terbentuk di pasir longgar dan  kerikil Lembah Kering. Es poligon memiliki diameter antara 10-30 meter, dan terkait pasak-pasak beku tumbuh ketebalan di tiap siklus tahunannya. Di sana ada pula tempat-tempat seperti di bulan, semisal pilar-pilar dolerite di Lembah Kennar.

Geolog Edmond Mathez menggambarkan Lembah Kering dengan berkata, "Tanggul-tanggul dan kusen-kusen dari Lembah Kering adalah sisa-sisa dari jenis saluran air yang bekerja melalui magma yang berjalan ke permukaan dalam (kejadian) serangkaian letusan (gunung berapi) sekitar 180 juta tahun yang lalu. Sistem pipa vulkanik jarang terlihat di permukaan. Alasannya sederhana, di sekitar gunung berapi aktif, lahar menutupi semuanya. Tampak untuk dipandang di berbagai bagian dari Lembah Kering. Bagaimanapun, ini adalah potongan vertikal dari tanggul-tanggul dan kusen langsung di bawah lahar, yang memotong lapisan-lapisan batu 2,5 mil tebalnya. Oleh karena itu, sepanjang dinding-dinding lembah, para geolog dapat melihat jauh lebih dalam ke pipa vulkanik daripada yang dapat mereka lihat hampir di semua tempat lainnya (sebelum ataupun sesudah datang ke Lembah Kering)."

Seorang reporter yang pernah datang ke sana, Judd Slivka, mengatakan bahwa lembah ini adalah tanah orang mati. Tak ada kehidupan yang tampak di lembah ini. Tak ada ikan di Sungai Onyx atau Danau Vanda. Saat itu, Danau Vanda sedang mulai membeku, dan parit air telah terbentuk di sekitar es yang bergaris-garis, menutupi 90 % danau. Tak ada burung-burung di langit, tak ada hewan berekliaran di sekitar bukit-bukit gundul cokelat, yang sekitarnya dapat membuat jejak-jejak di gletser. Yang ada hanya awan-awan, tanah, dan sedikit air. Ketika ia di sana, mumi anjing laut yang terbaring menjadi saksi bagi orang-orang yang melaluinya. Mumi anjing laut tersebut berusia sekitar 10 ribu tahun, seperti yang diberitahukan kepadanya.

Diperkirakan, gletser-gletser datang ke tempat ini 4 juta tahun yang lalu menyapu segala yang ada. Daerah ini, dalam setahun hujan terbaik yang turun hanyalah 2 inci. Para ilmuwan mengatakan bahwa telah jutaan tahun yang lalu sejak hujan deras di Lembah Kering. Mereka juga memiliki teori bahwa bagian dari Antartika ini dulunya melekat dengan Amerika barat daya.

Ada beberapa danau di lembah ini yang sangat asin, tak membeku pada suhu 140 derajat Fahrenheit, dan airnya menjadi seperti sirup. Danau-danau lain di lembah ini memiliki kerak-kerak es sebagai kaca pembesar dan airnya menghangat di lapisan bawah -- yang seharusnya menjadi terdingin.

Air terjun berdarah di Antartika              
Sebuah air terjun berdarah ditemukan pada 1911 oleh anggota tim ekspedisi Robert Scott di permukaan Gletser Taylor. Gletser ini disebut "Blood Falls." Warna merah karat memunculkan teori pertama, yakni bahwa air berwarna darah itu disebabkan oleh semacam pertumbuhan alga. Kemudian, terbukti hal tersebut berhubungan dengan oksidasi besi. Sumber air tersebut adalah danau air asin yang terperangkap di bawah es sejauh 1.300 kaki. Penelitian baru menemukan bahwa mikroba telah mengukir ceruk bagi dirinya di lingkungan yang tidak ramah, hidup pada senyawa sulfur dan besi. Koloni bakteri telah terisolasi sekitar 1,5 juta tahun. Para peneliti mengatakan bahwa itu terjadi sejak gletser berguling ke atas danau dan menciptakan ekosistem yang dingin, gelap, dan miskin oksigen.

Kondisi-kondisi unik di lembah-lembah kering Antartika begitu mirip dengan keadaan di Mars sehingga NASA menggunakan Antartika sebagai tempat uji coba misi Viking. 

Sabtu, 11 Mei 2013

Sundog

Fenomena sundog atau disebut juga parhelion merupakan kejadian di mana setiap manusia dapat meyaksikan munculnya kumpulan cahaya yang menyerupai matahari di kedua sisi matahari. Tidak jarang, kumpulan cahaya tersebut dapat tampak menyerupai bola aygn menjadikan kita menduga jika cahaya tersebut adalah matahari tambahan. Jadi, kebanyakan orang menyebut pula fenomena tersebut sebagai mayahati kembar. Fenomena tersebut hanya terjadi pada kondisi atmosferik yang sangat langka.

Sundog kerap terjadi di daerah kutub
"Matahari tambahan" terlihat seperti seekor anjing yang duduk manis di sebelah tuannya, sang matahari. Fenomena sundog muncul pada saat sinar dari cahaya matahari dapat menembus kumpulan lempeng es kristal hexagonal yang tersusun secara horizontal pada langit, yang kemudian menyebabkan cahaya tersebut dibelokkan dengan sudut minimum 22 derajat. Proses ini tidak jauh berbeda dengan proses munculnya pelangi yang tercipta karena cahaya matahari yang menyinaru tetesan air yang terpendapat di langit angkasa. Fenomena sundog ini bisa terjadi di mana saja dan biasanya terjadi karena matahari berada pada posisi yang lebih rendah dari horizon, atau ketika matahari terbit atau terbenam. Ketika matahari terbit, posisi matahari akan naik makin tinggi, sundog kemudian akan menghilang.

Biasanya warna sundog semakin memerah saat posisinya berada pada jarak terdekat matahari. Lalu pada saat posisinya semakin menjauh dari matahari, maka warnanya dapat berubah menjadi kebiruan.

Komet

Komet sebenarnya tidak termasuk bintang, karena komet tidak dapat mengeluarkan cahaya sendiri. Banyak orang meneyebut komet adalah bintang berekor, dikarenakan komet yang terlihat bercahaya mirip seperti bintang, tetapi tampak berekor. Komet merupakan benda langit yang mengelilingi matahari dan memiliki garis edar atau lintasan yang berbentuk lonjong atau parabola. Komet sendiri berasal dari bahasa Yunani, yang berarti "rambut panjang."

Komet pada awalnya terbentuk dari kumpulan gas seperti karbon dioksida, metana, dan air, serta debu yang membeku karena berada jauh dari matahari. Saat mendekati matahari, sebagian bahan penyusun komet ini kemudian menguap sehingga membentuk bagian kepala gas dan ekor. Komet juga termasuk ke dalam sistem tata surya karena ikut bergerak mengelilingi matahari. Garis edarnya berbeda-beda, sehingga ada pula komet yang memerlukan waktu hingga ribuan tahun untuk sekali mengelilingi matahari. Panjang "ekor" komet juga bisa mencapai jutaan kilometer.

Badan komet terdiri dari inti, koma, awan hidrogen, dan ekor. Bagian inti komet termasuk bahan yang sangat padat. Garis tengahnya bisa mencapai beberapa kilometer dan terbentuk dari penguapan bahan-bahan penyusun komet. Bahan-bahan ini kemudian berubah menjadi gas. Koma adalah daerah kabut atau daerah yang meyerupai tirai di sekeliling inti.Koma ini dislimuti oleh lapisan hidrogen yang wujudnya tidak terlihat oleh mata manusia. Garis tengah awan hidrogen ini bisa mencapai 20 juta kilometer. Bagian yang terakhir yaitu ekor yang merupakan gas bercahaya yang muncul saat komet berada dekat dengan matahari.

Berdasarkan jenisnya, komet terdiri dari dua macam, yaitu komet ekor panjang dan komet ekor pendek. Komet ekor panjang memiliki garis lintasan yang sangat jauh melewati daerah-daerah yang sangat dingin di luar angkasa. Komet ini memliki kesemapatan untuk menyerap gas-gas yang dilewatinya. Saat mendekati matahari, komet ini melepaskan gas tersebut sehingga membentuk koma dan ekor yang sangat panjang. Komet Kohoutek dan Komet Halley merupakan contoh komet ekor panjang.

Komet ekor pendek memiliki jalur lintasan yang sangat pendek sehingga lebih sedikit menyerap gas di sekitarnya. Oleh karena itu, saat melewati matahari, gas yang dilepaskan juga sangat sedikit sehingga membentuk koma dan ekor yang sangat pendek. Bahkan ada pula komet yang hampir tidak berekor karena gas yang diserapnya terlalu sedikit. Contoh komet ekor pendek adalah Komet Encke.

Jumat, 10 Mei 2013

Area 51

Jauh di pedalaman Gurun Nevada, ada sebuah markas militer yang dikelilingi begitu banyak rahasia yang pemerintah Amerika tidak mau mengakui keberadaannya. Markas itu dibangun oleh CIA dan semua pilot, kru darat, dan staf harus pensiun dari departemen militer asal mereka bergabung dengan agensi itu sebelum tinggal di tempat itu. Sebagian instalasi CIA, markas itu beroperasi secara independen dari departemen-departemen pemerintah lainnya. Sampai hari ini, tanda-tanda peringatan yang dipasang di pintu masuknya memperingatkan semua pengunjung bahwa mereka tidak memliki hak konstitusional di tempat itu, dan tempat itu dijaga oleh kesatuan-kesatuan yang siaga dan bersenjata lengkap. Itu adalah rahasia UFO terburuk di dunia yang tetap ditutup rapat-rapat, dan area itu sekarang menjadi tempat pelarian favorit bagi para pengamat alien. Inilah Area 51.

Area 51 dibangun pada tahun 1950-an di sekitar markas Angkatan Udara Groom Lake, dan dekat dengan wilayah pengujian atomik Nevada, ini adalah wilayah yang sangat tepat untuk melakukan pengujian-pengujian terhadap pesawat terbang khusus. Wilayah itu memiliki lahan datar yang sangat luas yang sangat cocok untuk menjadi landasan, penduduk setempat yang hanya sedikit, dan reputasi yang sangat tidak menarik bagi para pendatang baru karena wilayah itu dekat dengan tempat yang tercemar oleh nuklir. Awalnya, tempat itu dibagun untuk tempat pengujian pesawat mata-mata U2, tetapi program itu sangat sukses sehingga semua pesawat rahasia Amerika melakukan uji coba penerbangan mereka di sana. Area markas itu pun diperluas, menciptakan komunitas kecilnya sendiri dan landasan pacunya pun diperpanjang hingga mencapai 5 km. Pesawat-pesawat Blackbird dan Stealth pun dikembangkan di tempat itu, dan teknologi tak dikenal yang tak terhitung banyaknya pun ditempatkan di hanggar markas itu. Banyak orang meyakini bahwa teknologi-teknologi itu -- secara harfiah -- berasal dari planet yang lain, dan markas itu menjadi suatu zona pengujian dan tempat persembunyian bagi pesawat ruang angkasa alien. Di malam hari, cahaya-cahaya yang aneh terlihat di langit markas itu, dan banyak pengamat yang meyakini bahwa di markas itu ada instalasi-instalasi bawah tanah yang tersembunyi.

Area 51 terlihat dari Google Maps
Pengetahuan yang lebih jauh lagi tentang operasi-operasi di sana terungkap melalui seseorang bernama Bob Lazar. Lazar adalah seorang ilmuwan yang bekerja untuk sebuah perusahaan yang dikenal dengan nama EG & G pada tahun 1989 yang konon sedang menggarap suatu proyek pembangkit tenaga di pusat pengujian mereka di dekat Area 51, tepatnya pada sebuah pangkalan yang dikenal dengan sebutan S4. Dalam berbagai perbincangan yang belakangan dilakukan dengan Lazar, terungkap bahwa dia dan beberapa ilmuwan lainnya dipekerjakan untuk bongkar sebuah pesawat luar angkasa alien dan melihat apakah mereka dapat memproduksinya dengan menggunakan komponen-komponen buatan manusia Bumi. Sebagai bagian dari pekerjaan mereka, para ilmuwan ini diberi informasi tentang peran alien-alien dalam sejarah Bumi, dan pada suatu kesempatan, Lazar bahkan mengklaim bahwa dia melihat dengan mata kepala sendiri, langsung, sesosok alien yang hidup dan nyata di S4.

Beberapa waktu kemudian, Lazar mengatakan bahwa dia memtusukan untuk memberontak terhadap para majikannya. Pada suatu petang, 22 Maret 1989, dia dan seorang temannya keluar ke jalan Groom Lake dan melihat uji-terbang sebuah piringan terbang. Pada minggu berikutnya, Lazar dan temannya dan tiga orang lainnya mengunjungi area yang sama. Mereka melihat sebuah piringan terbang, yang oleh Huff dideskripsikan sebagai "hal yang paling menggetarkan seumur hidup." Piringan yang mereka lihat itu menyorotkan cahaya yang sangat terang, dan terbang begitu dekat sehingga mereka merasa bahwa mereka harus mundur. Pada minggu berikutnya, dalam perjalanan pulang dari kunjungan mereka ke area di mana mereka pernah melihat UFO, kelompok itu terlihat dan dihentikan oleh petugas-petugas keamanan yang berpatroli di wilayah itu. Keesokan harinya, Lazar diberhentikan dari EG & G. Kemudian, akhirnya dia mengungkapkan bahwa dia melihat ada sembilan piringan yang terbang di S4.

Beberapa hal meresahkan yang berlangsung di markas itu lebih nyata dari yang lain-lainnya. Jalan menuju pintu masuknya dikenal dengan sebutan "The Widow'a Highway" karena tingginya jumlah pekerja di pangkalan itu yang meninggal karena kontak dengan materi-materi beracun yang mematikan. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kemungkinan besar wilayah itu adalah tempat pembuangan rahasia untuk zat-zat beracun, ketimbang suatu pangkalan UFO. Entah mana yang benar, para pekerja di sana disumpah untuk menjaga kerahasiaan, dan tidak dapat mengungkapakan detail-detail kepada dokter-dokter mereka tentang apa yang mereka tangani di sana. Ini membuat istri-istri mereka mengajukan tuntutan hukum terhadap pemerintah Amerika, yang secara tradisional menyanggah (tanpa disertai bukti yang jelas) keberadaan Area 51. Akan tetapi, pada bulan Januari 2001, Presiden George Bush menyampaikan suatu pernyataan yang mengacu pada lokasi operasi dekat Groom Lake yang merupakan pengakuan resmi tentang Area 51. Tetapi Bush juga mengatakan bahwa wilayah itu juga bebas dari segala tuntutan untuk mengungkapkan tentang terpenuhi atau tidaknya persyaratan-persyaratan lingkungan, jadi para janda itu masih memperjuangkan kasus mereka. Tetapi, setidaknya sekarang kita mengetahui bahwa tempat itu bukan sekadar isapan jempol yang berasal dari imajinas-imajinasi kita.


Baca Selengkapnya...

Sabtu, 16 Februari 2013

Astronot - Astronot Kuno

Buku karya Erich Von Daniken, Chariots of The Gods, memiliki banyak pengikut yang meyakini bahwa itu adalah naskah paling meyakinkan yang mendukung gagasan tentang para pengunjung dari angkasa luar yang mengilhami tradisi - tradisi umat manusia. Dia mengklaim bahwa UFO pertama yang pernah mengunjungi Bumi mendarat pada masa prasejarah, dan para alien yang mendarat itu adalah makhluk - makhluk yang sebenarnya bertanggung jawab atas kecerdasan nenek moyang kita pada zaman kuno. Teori semacam itu berbaur dalam cerita - cerita tentang suku - suku kuno yang sekarang sudah hilang. Legenda - legenda tentang Lemuria, Atlantis, dan Nazca semuanya memiliki elemen - elemen yang mengukuhkan adanya hubungan antar galaksi, dan pendapat Daniken yang berani itu telah mencetuskan begitu banyak teori yang mengikatkan sejarah kita dengan kunjungan - kunjungan dari para astronot kuno.

Daniken lahir pada tanggal 14 April 1935 di Zofingen, Switzerland. Di sekolah, dia sangat tertarik dengan tulisan-tulisan suci yang kuno, tetapi semasa dia mengelola sebuah hotel di Swiss, dia menulis buku pertamanya yang paling terkenal, Chariots of God. Buku itu merujuk pada suatu bukti untuk mendukung teori bahwa manusia pra sejarah tidak memiliki kemampuan untuk menciptakan peradaban-peradaban mereka sendiri. Daniken menyatakan bahwa para astronot kuno sudah mendarat di planet ini dan memeperkenalkan budaya mereka, tradisi-tradisi dan kecerdasan kepada nenek moyang kita. Daniken milih data dengan cermat dari sumber-sumber keagamaan, sejarah, ilmiah, biologi, mitos, bahkan dari sumber-sumber yang sepenuhnya fiksional, kemudian dia menciptakan suatu argumen yang kuat. Tetapi sejak itu, banyak pakar lainnya yang mempertanyakan argumen Daniken itu.

Piramida Giza: peta langit brilian
atau hanya setumpuk batu?
Dia mengklaim bahwa Bahtera Nabi Nuh itu dibuat dari sebuah kapasitor elektrik yang besar, padahal nyatanya bahtera itu memiliki rancangan yang sangat sederhana. Yang terkenal adalah pernyataan bahwa garis-garis Nazca yang banyak diceritakan itu adalah landasan untuk pesawat luar angkasa alien, tetapi dia tidak mempertimbangkan pendapat-pendapat yang lain: misalnya, bahwa mungkin mereka ada kaitannya dengan suku Nazca kuno. Dia memperkenalkan persamaan-persamaan yang tidak masuk akal, bahkan "fakta-fakta" fiksional. Salah satu contoh dari bukti yang digunakan Daniken adalah sebuah barang tembikar yang konon berasal dari zaman Alkitab (baginya). Periuk-periuk kuno yang tergambar pada bagian-bagian sampingnya, tetapi suatu tim dokumenter televisi menemukan pembuat periuk artefak itu. Ketika Daniken dikonfrontasi dengan bukti rekayasanya itu, dia berkelit dengan mengatakan bahwa dia menggunakan bukti itu karena adanya orang-orang yang secara tidak rasional menolak untuk percaya pada argumen yang dia berikan, kecuali mereka dapat melihat bukti yang nyata.

Sejak saat itu, teori-teori pesaing atau komplementer tentang subjek-subjek yang hampir sama bermunculan. Pendapat kontroversial lainnya ditulis noleh Robert Bauval dan Adrian Gilbert dalam buku mereka yang terbit pada tahun 1994, yaitu The Orion Mystery. Gagasan merka diberi nama "The Orion Mystery," dan sangat berhubungan dengan kepercayaan bahwa orang-orang Mesir kuno adalah keturunan dari para alien yang mendatangi bumi. Gilbert dan Bauval mengetahui bahwa tiga piramid di Giza memiliki kolerasi yang tepat dengan tiga sabuk bintang Orion. Penelitian berikutnya yang menggunakan teori itu sepertinya telah menemukan struktur-struktur kuno lainnya di wilayah Mesir yang berhubungan dengan titik-titik konstelasi Orion.

Piramida Giza yang terkenal: peta langit yang brilian,
atau hanya setumpuk batu?
Teori Orion mengatakan bahwa para pendatang dari luar angkasa itu berasal dari planet yang ada dalam konstelasi Orion. Orang-orang Mesir menyembah dewa Osiris, yang perlambang kosmiknya adalah "Sha." Konstelasi Sha adalah apa yang sekarang ini kita sebut sebagai Orion. Gilbert dan Bauval juga mempelajari batangan-batangan aneh yang ditemukan dalam piramid-piramid, menurut mereka batangan-batangan itu diarahkan ke area yang tepat di langit agar jiwa para Fir'aun yang sudah wafat itu dapat naik kembali ke tempat asal mereka. Para cendekiawan modern telah menunjukkan bawha posisi Bumi dan pandangan dari bumi ke langit sekarang ini sangat berbeda dengan zaman sejarah kuno, dan manipulasi yang mencurigakan terhadap batasan waktu telah digunakan untuk memastikan bahwa beberapa teori yang berhubungan dianggap masuk akal. Dalam kenyataanya, ini telah merendahkan integritas dari subjeknya secara keseluruhan.

"Nenek moyang" dari segala macam gagasan ini, yaitu Daniken sendiri, memiliki sedikit alasan untuk sakit hati terhadap keraguan-keraguan orang lain. Chariots of The Gods menjadi suatu karya terlaris yang instan di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Sejak saat itu, dia telah menulis hampir 30 bukudan berhasil menjual 60 juta  kopi dari karyanya. Dia menikmati kehidupan penuh dengan wisata, memberikan kuliah di berbagai penjuru dunia dan tampil dalam acara-acara televisi untuk bicara tentang teorinya. Dialah yang menginspirasikan film seri televisi fiksi-ilmiah yang terkenal, yang berjudul Chariots of The Gods, dan pada musim panas 2003 dai membuka tamannya yang bertema Mysteries of The World. Mungkin misteri dalam kisah ini tidak ada hubungannya dengan alien dan peradaban-peradaban kuno, tetapi bagaimana seseorang bisa menciptakan suatu industri yang sangat besar dan mendapatkan banyak pengikut hanya berdasarkan suatu teori yang dasar-dasarnya meragukan? 

Jumat, 25 Januari 2013

Penculikan-Penculikan

Karena alien biasanya membuat pikiran para korbannya menjadi kosong, apa yang sebenarnya terjadi selama penculikan itu biasanya hanya dapat diungkapkan melalui hipnotis yang regresif atau menggabungkan fakta-fakta yang diketahui. Akan tetapi, kisah-kisah yang muncul semuanya memiliki garis besar yang sama. Pada umumnya, orang yang diculik merasa didesak, atau dipaksa, untuk memasuki pesawat asing dari luar angkasa di mana mereka bertemu dengan para pengunjung itu. Biasanya, para pengunjung ini dideskripsikan sebagai sosok kecil yang berwarna abu-abu, dengan mata hitam yang besar dan tubuh tanpa rambut. Mereka sering dilaporkan sebagai sosok yang tulang kepalanya besar dan berkomunikasi dengan tawanan mereka dengan menggunakan telepati. Pesan yang disampaikan kepada pria atau wanita yang mereka tawan itu biasanya mengatakan agar mereka tidak perlu takut, bahwa mereka tidak akan disakiti.

Sang kandidat dipindai, atau diperiksa dengan teliti, kemudian ditempatkan di atas sebuah meja operasi. Dalam penculikan itu, adalah bagian yang seringkali kabur, bahkan selama hipnotis, tetapi sepertinya alien-alien itu melakukan serangkaian tes dan hal yang berulangkali dilakukan adalah eksperimen seksual yang ekstensif. Tubuh orang yang diculik itu ditekan-tekan, diperiksa secara menyeluruh, dan dimanipulasi. Dari beberapa laporan, diketahui bahwa kadang para alien itu memasukkan alat-alat atau perlengkapan lainnya ke bawah kulit orang-orang yang mereka tawan.

Kemudian manusia itu dikembalikan di mana mereka diambil, biasanya mereka sudah tidak ingat apa-apa lagi. Akibatnya, mereka sangat terhenyak ketika mereka menyadari betapa banyaknya jam yang terlewatkan. Menurut laporan, efek-efek fisik yang ditimbulkan oleh peristiwa penculikan itu sungguh mengejutkan. Banyak orang yang sekujur tubuhnya memar-memar, dan mereka menderita sakit kepala yang parah pada keesokan harinya. Mereka sering mengalamai pendarahan hebat dari hidung dan ada luka-luka kecil tetapi aneh pada bagian-bagian tertentu di kulit mereka. Dilaporkan juga bahwa keesokan paginya mereka mengeluarkan urin yang aneh. Para wanita korban penculikan biasanya rentan untuk mengalami rasa sakit yang berkaitan dengan organ-organ seksual. Dalam semua kasus, mereka merasakan kelelahan yang luar biasa.

Akibat-akibat psikologisnya biasanya lebih ekstrim. Beberapa orang merasa seolah mereka mencintai para alien itu, dan telah mendapatkan pengalaman yang menakjubkan melalui kontak itu. Orang-orang yang diculik itu percaya bahwa para tamu asing itu datang untuk memperingatkan kita dan membantu umat manusia dalam melindungi planet ini. Tetapi pengalaman-pengalaman semacam ini adalah minoritas. Banyak yang merasakan adanya kekerasan dan keputusasaan, mirip sekali dengan korban pemerkosaan. Seringnya, itu adalah campuran antara kebingungan, ketidakpercayaan dan suatu rasa yang menjurus kepada gila. Banyak korban penculikan yang membutuhkan konsultasi untuk mendapatkan suatu rasa kestabilan dan, dalam kasus trauma yang ekstrim, ada beberapa korban yang diketahui telah melakukan bunuh diri. Akan tetapi, banyak peneliti yang masih bertanya-tanya apakah memori-memori tentang penculikan itu sendiri lebih disebabkan oleh masalah-masalah psikologis, ketimbang oleh sebaliknya.

Kasus penculikan oleh alien yang pertama kali diketahui oleh publik adalah pada bulan September 1961 ketika Barney dan Betty Hill dilaporkan telah ditangkap oleh makhluk-makhluk aneh. Beberapa tahun kemudian, keduanya memberikan keterangan di bawah hipnotis, yang mengungkapkan berbagai macam eksperimen aneh yang telah dilakukan pada mereka. Betty melihat makhluk-makhluk asing itu memasukkan suatu alat pemeriksa ke dalam pusarnya, dan Barney mengatakan bahwa dia dipaksa untuk memberikan sampel spermanya. Salah satu detail aneh yang mereka berikan adalah bahwa para alien itu ,alih-alih memiliki mata hitam yang besar, sebenarnya mereka memiliki alat penerima yang terbungkus. Orang-orang yang skeptis mengatakan bahwa kesaksian Barney dan Betty Hill itu diberikan beberapa minggu sebelum ditayangkannya suatu episode tentang alien-alien yang matanya terbungkus.

Ciri-ciri seperti inilah yang kerap muncul dalam kisah-kisah penculikan. Deskripsi-deskripsi tentang para alien dan pesawat luar angkasa mereka itu sering kali identik dan steorotip, seperti gaya para penyerbu dari angkasa luar dalam komik yang beredar sekitar tahun 1930an. Dari semua detail yang diungkapkan, tidak ada yang tidak memiliki kemungkinan bahwa itu berasal dari imajinasi seorang penulis komik. Selain itu, tidak ada cindera mata yang kembali dari kunjungannya ke pesawat angkasa luar. Akan tetapi, ada sedikit contoh kasus yang memberikan bukti fisik yang sangat tidak mengenakkan. Salah satunya berasal dari seorang wanita hamil yang pernah diculik oleh para alien yang mengambil janinnya. Meskipun sebelumnya dia telah menjalani pemeriksaan ultrasound yang memastikan bahwa bayi dalam kandungannya itu ada dan baik-baik saja, ketika setelah penculikan itu dia datang memeriksakan diri ke beberapa dokter, dan ternyata bayi dalam kandungannya benar-benar menghilang. Contoh kasus yang kedua adalah orang-orang yang mendapati bahwa para alien telah menanamkan sesuatu dalam tubuh mereka. Bahkan ada suatu desas-desus bahwa sebuah klinik swasta di California telah mengeluarkan sejumlah implantasi asing dan aneh dari tubuh orang-orang yang pernah diculik oleh para alien. Jika cerita-cerita itu benar, maka tidak diragukan lagi bahwa pertemuan dengan makhluk-makhluk angkasa luar itu telah meninggalkan bekas luka yang kasat mata pada diri para korbannya.

Dilaporkan juga adanya bukti-bukti dari tubuh-tubuh orang yang diculik, dan jika ada implantasi yang pernah dikeluarkan oleh pihak yang resmi, lalu itu diteliti, maka itu juga menjadi suatu bukti yang meyakinkan. Sebelum itu ada, banyak ilmuwan yang masih akan bersikap skeptis dan mengatakan bahwa fenomena ini tidak lebih dari hasil imajinasi yang mudah menjadi fantasi.