Karena alien biasanya membuat pikiran para korbannya menjadi kosong, apa yang sebenarnya terjadi selama penculikan itu biasanya hanya dapat diungkapkan melalui hipnotis yang regresif atau menggabungkan fakta-fakta yang diketahui. Akan tetapi, kisah-kisah yang muncul semuanya memiliki garis besar yang sama. Pada umumnya, orang yang diculik merasa didesak, atau dipaksa, untuk memasuki pesawat asing dari luar angkasa di mana mereka bertemu dengan para pengunjung itu. Biasanya, para pengunjung ini dideskripsikan sebagai sosok kecil yang berwarna abu-abu, dengan mata hitam yang besar dan tubuh tanpa rambut. Mereka sering dilaporkan sebagai sosok yang tulang kepalanya besar dan berkomunikasi dengan tawanan mereka dengan menggunakan telepati. Pesan yang disampaikan kepada pria atau wanita yang mereka tawan itu biasanya mengatakan agar mereka tidak perlu takut, bahwa mereka tidak akan disakiti.
Sang kandidat dipindai, atau diperiksa dengan teliti, kemudian ditempatkan di atas sebuah meja operasi. Dalam penculikan itu, adalah bagian yang seringkali kabur, bahkan selama hipnotis, tetapi sepertinya alien-alien itu melakukan serangkaian tes dan hal yang berulangkali dilakukan adalah eksperimen seksual yang ekstensif. Tubuh orang yang diculik itu ditekan-tekan, diperiksa secara menyeluruh, dan dimanipulasi. Dari beberapa laporan, diketahui bahwa kadang para alien itu memasukkan alat-alat atau perlengkapan lainnya ke bawah kulit orang-orang yang mereka tawan.
Kemudian manusia itu dikembalikan di mana mereka diambil, biasanya mereka sudah tidak ingat apa-apa lagi. Akibatnya, mereka sangat terhenyak ketika mereka menyadari betapa banyaknya jam yang terlewatkan. Menurut laporan, efek-efek fisik yang ditimbulkan oleh peristiwa penculikan itu sungguh mengejutkan. Banyak orang yang sekujur tubuhnya memar-memar, dan mereka menderita sakit kepala yang parah pada keesokan harinya. Mereka sering mengalamai pendarahan hebat dari hidung dan ada luka-luka kecil tetapi aneh pada bagian-bagian tertentu di kulit mereka. Dilaporkan juga bahwa keesokan paginya mereka mengeluarkan urin yang aneh. Para wanita korban penculikan biasanya rentan untuk mengalami rasa sakit yang berkaitan dengan organ-organ seksual. Dalam semua kasus, mereka merasakan kelelahan yang luar biasa.
Akibat-akibat psikologisnya biasanya lebih ekstrim. Beberapa orang merasa seolah mereka mencintai para alien itu, dan telah mendapatkan pengalaman yang menakjubkan melalui kontak itu. Orang-orang yang diculik itu percaya bahwa para tamu asing itu datang untuk memperingatkan kita dan membantu umat manusia dalam melindungi planet ini. Tetapi pengalaman-pengalaman semacam ini adalah minoritas. Banyak yang merasakan adanya kekerasan dan keputusasaan, mirip sekali dengan korban pemerkosaan. Seringnya, itu adalah campuran antara kebingungan, ketidakpercayaan dan suatu rasa yang menjurus kepada gila. Banyak korban penculikan yang membutuhkan konsultasi untuk mendapatkan suatu rasa kestabilan dan, dalam kasus trauma yang ekstrim, ada beberapa korban yang diketahui telah melakukan bunuh diri. Akan tetapi, banyak peneliti yang masih bertanya-tanya apakah memori-memori tentang penculikan itu sendiri lebih disebabkan oleh masalah-masalah psikologis, ketimbang oleh sebaliknya.
Kasus penculikan oleh alien yang pertama kali diketahui oleh publik adalah pada bulan September 1961 ketika Barney dan Betty Hill dilaporkan telah ditangkap oleh makhluk-makhluk aneh. Beberapa tahun kemudian, keduanya memberikan keterangan di bawah hipnotis, yang mengungkapkan berbagai macam eksperimen aneh yang telah dilakukan pada mereka. Betty melihat makhluk-makhluk asing itu memasukkan suatu alat pemeriksa ke dalam pusarnya, dan Barney mengatakan bahwa dia dipaksa untuk memberikan sampel spermanya. Salah satu detail aneh yang mereka berikan adalah bahwa para alien itu ,alih-alih memiliki mata hitam yang besar, sebenarnya mereka memiliki alat penerima yang terbungkus. Orang-orang yang skeptis mengatakan bahwa kesaksian Barney dan Betty Hill itu diberikan beberapa minggu sebelum ditayangkannya suatu episode tentang alien-alien yang matanya terbungkus.
Ciri-ciri seperti inilah yang kerap muncul dalam kisah-kisah penculikan. Deskripsi-deskripsi tentang para alien dan pesawat luar angkasa mereka itu sering kali identik dan steorotip, seperti gaya para penyerbu dari angkasa luar dalam komik yang beredar sekitar tahun 1930an. Dari semua detail yang diungkapkan, tidak ada yang tidak memiliki kemungkinan bahwa itu berasal dari imajinasi seorang penulis komik. Selain itu, tidak ada cindera mata yang kembali dari kunjungannya ke pesawat angkasa luar. Akan tetapi, ada sedikit contoh kasus yang memberikan bukti fisik yang sangat tidak mengenakkan. Salah satunya berasal dari seorang wanita hamil yang pernah diculik oleh para alien yang mengambil janinnya. Meskipun sebelumnya dia telah menjalani pemeriksaan ultrasound yang memastikan bahwa bayi dalam kandungannya itu ada dan baik-baik saja, ketika setelah penculikan itu dia datang memeriksakan diri ke beberapa dokter, dan ternyata bayi dalam kandungannya benar-benar menghilang. Contoh kasus yang kedua adalah orang-orang yang mendapati bahwa para alien telah menanamkan sesuatu dalam tubuh mereka. Bahkan ada suatu desas-desus bahwa sebuah klinik swasta di California telah mengeluarkan sejumlah implantasi asing dan aneh dari tubuh orang-orang yang pernah diculik oleh para alien. Jika cerita-cerita itu benar, maka tidak diragukan lagi bahwa pertemuan dengan makhluk-makhluk angkasa luar itu telah meninggalkan bekas luka yang kasat mata pada diri para korbannya.
Dilaporkan juga adanya bukti-bukti dari tubuh-tubuh orang yang diculik, dan jika ada implantasi yang pernah dikeluarkan oleh pihak yang resmi, lalu itu diteliti, maka itu juga menjadi suatu bukti yang meyakinkan. Sebelum itu ada, banyak ilmuwan yang masih akan bersikap skeptis dan mengatakan bahwa fenomena ini tidak lebih dari hasil imajinasi yang mudah menjadi fantasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar