Salar de Uyuni berukuran 10.582 km persegi. Ukuran ini menjadikannya sebagai gurun garam terbesar di dunia. Ukuran gurun garam ini 25 kali lebih besar daripada dataran garam di Bonneville, Amerika Serikat. Lokasi Salar de Uyuni ada di departemen Potosi dan Oruro, barat daya Bolivia, dekat Puncak Andes.
Salar terbentuk dari hasil transformasi beberapa danau prasejarah. Sejarah geologi Salar berkaitan dengan transformasi yang berurutan antara beberapa danau besar. Paling tidak, antara 30.000 - 42.000 tahun lalu, daerah itu bagian dari sebuah danau raksasa prasejarah, Danau Minchin. Masa ini diperkirakan dari tanggal radiokarbon kerang-kerang dari tonjolan sedimen dan karbonat terumbu-terumbu, serta berbagai macam laporan studi. Danau Minchin diperkirakan berusia antara 13.000 - 18.000 tahun, tergantung pada sumbernya. Danau prasejarah yang paling muda adalah Coipasa, dengan tanggal radiokarbon 11.500 - 13.400 tahun.
Ketika mengering, meninggalkan dua danau modern, yakni Danau Poopo dan Uru Uru, serta dua gurun garam utama, Salar de Coipasa dan Salar de Uyuni. Danau Poopa bertetangga dengan Danau Titiaca yang lebih besar. Selama musim hujan, Titiaca meluap dan melebur ke Poopo, yang kemudian membanjiri Salar de Coipasa dan Uyuni.
Salar yang ditutupi oleh beberapa meter kerak garam memiliki kerataan menakjubkan, dengan variasi ketinggian rata-rata dalam 1 meter mencakup seluruh wilayah Salar. Kerak berfungsi sebagai sumber garam dan di bawah permukaan Salar adalah danau air asin dengan kedalaman 2 - 10 m, yang kaya lithium, atau diperkirakan sekitar 5,4 juta ton lithium yang belum diekstraksi. Dengan demikian, Bolivia memegang 50% dari cadangan lithium dunia.
Salar berfungsi pula sebagai jalur transportasi utama di Altiplano Bolivia dan merupakan tempat berkembang biak utama bagi beberapa jenis flamingo merah muda. Antiplano adalah dataran tinggi yang terbentuk selama peningkatan Pegunungan Andes. Dataran tinggi ini meliputi danau air segar dan asin serta datran-dataran garam, juga dikelilingi oleh pegunungan tanpa outlet drainase. Wilayah yang besar, langit yang jelas, dan kerataan permukaan yang luar biasa menjadikan Salar objek ideal untuk kalibrasi altimeter-altimeter dari satelit pengamat Bumi.
Pada 1980-an dan 1990-an, ekstrasi lithium oleh perusahaan asing mendapat tentangan keras dari masyarakat setwmpat. Mengingat kemiskinan mereka, masyarakat setempat percaya bahwa uang yang ditanamkan dalam penambangan tak akan sampai pada mereka.
Sekarang tak ada penambangan di situs tersebut dan pemerintah Bolivia tak membiarkan perusahaan asing mengeksploitasinya. Sebaliknya, mereka membangun pabrik percontohan sendiri dengan produksi tahunan sederhana sebesar 1.200 ton litihium, yang akan ditingkatkan menjadi 30 ribu ton pada 2012.
