Kematian Bintang :1) Selama masa hidupnya, Bintang yang beratnya 10 kali lebih besar dari Matahari, sambil mengeluarkan sinar putih, membakar seluruh hidrogennya dalam reaksi nuklir. Setelah berlangsung selama jutaan tahun, semua bahan akan terbakar habis. Setelah seluruh hidrogennya habis, yang tinggal adalah helium. Mulailah Bintang tersebut membesar.
2) Di Bintang tersebut masih terdapat gravitasi yang kekuatannya bisa menimbulkan reaksi fusi nuklir terhadap atom helium menjadi atom karbon. Di saat yang bersamaan, setelah lapisan luar yang terbakar mendingin, Bintang tersebut mengeluarkan warna merah. Fase ini disebut Fase Bintang Raksasa Merah.
3) Setelah seluruh heliumnya terbakar, pada Bintang yang besarnya 10 kali Matahari, akan terjadi reaksi fusi nuklir lebih lanjut, yaitu atom karbon menjadi atom besi. Akhirnya, sebagai hasilnya Bintang ini menjadi punya inti berupa dari besi.
4) Jika materi Bintang telah menjadi besi, untuk menyuplai banyak energi, inti lebih dimengkerutkan lagi.
5) Akhirnya terjadilah ledakan besar. Bintang pecah berkeping - keping dan menghasilkan sinar yang bermilyar kali lebih terang dari MAtahri. Fase ini disebut Supernova.
6) Setelah ledakan Supernova, yang tersisa hanyalah inti neutron. Bintang ini disebut sebagai Bintang Neutron yang berputar pada porosnya/berotasi yang selanjutnya akam menjadi Pulsar atau Blackhole.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar